Nuun, Wal Qolami Wamaa Yasthuruun, yang berarti: Nun, demi pena dan apa yang dituliskannya. (qs.al-Qalam:1-2) "Tangan hidup dan terus menulis, menulis lagi. Iman dan akalmu tak mungkin akan membuatnya berhenti walau setengah barispun. Tak jua tangismu satu kata kau tersisih (Jalaluddin Rumi)
Tampilkan postingan dengan label Nasionalisme. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Nasionalisme. Tampilkan semua postingan
Rabu, 02 Mei 2018
Dua Mei Bukan Sekedar Seremonial
Dua mei... Tepatnya hari ini
Hari di mana sosok tokoh pejuang pendidikan dilahirkan
Di dua mei ini juga adalah hari yang begitu berdedikasi
Diperingatkannya tentang begitu pentingnya ilmu dalam kehidupan
Dua mei...
Selalu dikenang dan ada juga yang merayakannya dengan upacara
Ataupun gambar-gambar yang bertebaran di dunia maya
Ucapan yang silih berganti tersyiar di jagad raya
Semoga itu bukanlah sekedar seremonial sesaat saja
Semangat mewujudkan cita-cita adalah hak semuanya
Muda, tua, anak-anak, miskin, ataupun kaya
Pendidikan, kunci untuk mewujudkan mimpi yang kita punya
Tanpa pendidikan mungkin kebodohan akan setia berteman dengan kita
Semangat dua mei harus selalu tertanam di dalam diri
Jadikan itu pelecut diri dalam menerobos dinding keras bernama kemalasan
Bukan pada hari ini saja, tapi setiap hari
Sekarang, buktikan kalau kita memang peduli atas pentingnya dunia pendidikan...
Yang menjadi pendidik teruslah berjuang dalam membentuk generasi brilian
Yang dididik, patuhlah terhadap mereka yang begitu ikhlas dalam memberikan secercah ilmu pada kalian
Tugas kita satu, yaitu melawan kebodohan
Karena dengan begitu maka kita akan terbebas dari penindasan
#02Mei2018
#SelamatHariPendidikan
Senin, 30 April 2018
~Buruh... Terimakasih~
Bagiku...
Kalian itu terhormat bahkan sangan terhormat
Kalian itu luar biasa bahkan sangat luar biasa
Kalian itu hebat bahkan sangat hebat
Kalian itu pahlawan yang sangat berjasa
Apa yang kami gunakan
Apa yang kami makan
Apa yang kami nikmati untuk kebutuhan hidup sehari-hari
Semuanya merupakan hasil kerja tangan-tangan mulia kalian
Sudah seharusnya kalian sangat diperhatikan
Karena kalian itu bak matahari dan bulan
Selalu hadir disaat pergantian siang dan malam
Berpeluh keringat kalian bekerja, sampai tibanya temaram...
Buruh... Ya itulah sebutan untuk kalian wahai pejuang
Sebutan singkat itu tidaklah hina
Biarlah kerja-kerja kalian kasar tapi hati tetap tenang
Daripada kerja-kerja halus tapi terkadang membuat gelisah
Terimakasih untuk segala kerja keras kalian...
#01Mei2018
#SelamatHariBuruh
Senin, 19 Februari 2018
Untukmu Orang Yang Berkacamata
Tak ada gunanya mereka mengaburkanmu
Berlian tetap saja akan menjadi berlian
Sekalipun ada di dalam lumpur tanah liat tertimbunkan batu
Kilau cahayamu akan tetap selalu terpancarkan
Pisau yang menyayat tubuh
Masih akan terasa sakitnya meski sudah diobati
Kertas putih yang tergores tinta ruah
Menghapusnya pun tidak menjadikannya putih bersih seperti semula lagi...
Tapi, itu tidak denganmu...
Hatimu memang begitu mulia, yang juga terbuat dari besi dan logam sepertinya
Kau tetap santai, menunjukkan wajah dan sikap santunmu
Kepada mereka yang acap kali ingin membuatmu jatuh dan terluka
Aku pun tak habis fikir melihat mereka yang begitu tega terhadapmu
Apa mungkin mereka itu takut denganmu?
Ya, sepertinya mereka memang takut dengan perawakanmu yang gagah itu
Itulah sebabnya mereka melakukan berbagai cara untuk menumbangkanmu
Ah, tapi sudahlah...
Mereka memang begitu
Selalu berbuat semau mereka
Segala cara diperbuat hanya untuk menjadi yang No.1
Mereka sengaja melupakan, bahwa ini hanya perkara urusan dunia
Negara ini sangat membutuhkan pemimpin sepertimu
Pemimpin sepertimu tidak boleh terabaikan
Sekali terabaikan mungkin imbasnya pada kehancuran
Kehancuran yang akan terjadi pada Bangsaku dan juga Bangsamu...
Kau sosok yang patut dicontoh
Teruslah bergerak untuk perbaikan bangsa dan selalu tebarkan cinta
Tetaplah tenang dan berdirilah dengan kokoh
Salam hormatku untukmu orang yang berkacamata...
#180218
#AniesBaswedan
#LawanKetidakadilan✊
Berlian tetap saja akan menjadi berlian
Sekalipun ada di dalam lumpur tanah liat tertimbunkan batu
Kilau cahayamu akan tetap selalu terpancarkan
Pisau yang menyayat tubuh
Masih akan terasa sakitnya meski sudah diobati
Kertas putih yang tergores tinta ruah
Menghapusnya pun tidak menjadikannya putih bersih seperti semula lagi...
Tapi, itu tidak denganmu...
Hatimu memang begitu mulia, yang juga terbuat dari besi dan logam sepertinya
Kau tetap santai, menunjukkan wajah dan sikap santunmu
Kepada mereka yang acap kali ingin membuatmu jatuh dan terluka
Aku pun tak habis fikir melihat mereka yang begitu tega terhadapmu
Apa mungkin mereka itu takut denganmu?
Ya, sepertinya mereka memang takut dengan perawakanmu yang gagah itu
Itulah sebabnya mereka melakukan berbagai cara untuk menumbangkanmu
Ah, tapi sudahlah...
Mereka memang begitu
Selalu berbuat semau mereka
Segala cara diperbuat hanya untuk menjadi yang No.1
Mereka sengaja melupakan, bahwa ini hanya perkara urusan dunia
Negara ini sangat membutuhkan pemimpin sepertimu
Pemimpin sepertimu tidak boleh terabaikan
Sekali terabaikan mungkin imbasnya pada kehancuran
Kehancuran yang akan terjadi pada Bangsaku dan juga Bangsamu...
Kau sosok yang patut dicontoh
Teruslah bergerak untuk perbaikan bangsa dan selalu tebarkan cinta
Tetaplah tenang dan berdirilah dengan kokoh
Salam hormatku untukmu orang yang berkacamata...
#180218
#AniesBaswedan
#LawanKetidakadilan✊
Selasa, 02 Mei 2017
Pemuda Pemudi Negeriku
Pemuda Pemudi Negeriku...
Teruslah belajar untuk kemajuan bangsamu
Gapailah cita-cita nan tinggi itu
Menjulang sampai ke langit ke-7
Pemuda Pemudi Negeriku...
Tuntutlah cakrawala ilmu sampai ke ujung dunia
Karena engkau tidak akan pernah tahu
Perang pemikiran yang akan terus melanda sewaktu-waktu
Pemuda Pemudi Negeriku...
Jangan menyerah dan putus asa dalam mewujudkan impianmu
Teruslah berusaha dan dongkrak semangatmu
Pemuda Pemudi Negeriku...
Jangan berharap dengan yang lain
Karena yang rela berkorban itu hanya dapat dihitung dengan bilangan
Pemuda Pemudi Negeriku...
Inilah saatnya... Bangkit dan berbuatlah
Jangan engkau terlena ataupun lengah
Pemuda Pemudi Negeriku...
Lakukanlah apa yang engkau mampu
Karena hari ini belum tentu sama dengan hari esok
Maka, jangan izinkan penyeselan datang memberontak
Hingga membuat Negerimu semakin terpuruk
Pemuda Pemudi Negeriku...
Nasib bangsa ini sekarang ada pada genggaman kalian
Ya kalian... Karena kalian adalah cahaya bangsa
Oleh sebabnya sinar kalian selalu dinanti
Untuk terus dapat menerangi negeri Indonesia ini...
#SelamatHariPendidikanNasional
#2Mei2017
#SalamCerdas
#Puisi
http://www.satubahasa.com/2017/05/kumpulan-puisi-tentang-pendidikan-terbaru.html?m=1
Teruslah belajar untuk kemajuan bangsamu
Gapailah cita-cita nan tinggi itu
Menjulang sampai ke langit ke-7
Pemuda Pemudi Negeriku...
Tuntutlah cakrawala ilmu sampai ke ujung dunia
Karena engkau tidak akan pernah tahu
Perang pemikiran yang akan terus melanda sewaktu-waktu
Pemuda Pemudi Negeriku...
Jangan menyerah dan putus asa dalam mewujudkan impianmu
Teruslah berusaha dan dongkrak semangatmu
Pemuda Pemudi Negeriku...
Jangan berharap dengan yang lain
Karena yang rela berkorban itu hanya dapat dihitung dengan bilangan
Pemuda Pemudi Negeriku...
Inilah saatnya... Bangkit dan berbuatlah
Jangan engkau terlena ataupun lengah
Pemuda Pemudi Negeriku...
Lakukanlah apa yang engkau mampu
Karena hari ini belum tentu sama dengan hari esok
Maka, jangan izinkan penyeselan datang memberontak
Hingga membuat Negerimu semakin terpuruk
Pemuda Pemudi Negeriku...
Nasib bangsa ini sekarang ada pada genggaman kalian
Ya kalian... Karena kalian adalah cahaya bangsa
Oleh sebabnya sinar kalian selalu dinanti
Untuk terus dapat menerangi negeri Indonesia ini...
#SelamatHariPendidikanNasional
#2Mei2017
#SalamCerdas
#Puisi
http://www.satubahasa.com/2017/05/kumpulan-puisi-tentang-pendidikan-terbaru.html?m=1
Langganan:
Postingan (Atom)



